Komputer bekerja dengan sangat lambat, risiko jika detail personal sampai ke tangan hacker dan penipu. Segudang iklan pop-up bermunculan ketika online, dan kejegkelan yang muncul setelah semua itu - alasan mengapa tidak ada orang yang ingin komputernya terinfeksi oleh spyware. Ini membuat software anti-spyware salah satu downloed perangkat paling populer di internet. Tapi apakah kamu dapat mempercayai perangkat anti-spyware ang kamu download? Apakah perangkat itu aman? Atau perangkat tersebut justru merupakan bentuk lain dari spyware?
Program anti-spyware yang palsu telah membanjiri internet. Iklan banner dengan sengaja memperingatkan pengguna bahwa komputer mereka terinfeksi spyware dan mengarahkan mereka ke sebuah website yang dengan otomatis mendownload software yang tidak menghapus spyware, atau bahkan lebih buruk, justru menambah spyware.
Mari kita lihat WinFixer - salah satu contoh utama anti-spyware palsu.
WinFixer 2005 adalah suatu perangkat yang berguna untuk meng-scan dan memperbaiki suatu sistem, registry, dan error dalam hard drive. WinFixer 2005 memastikan kestabilan dan performa sistem, membuang file yang tidak perlu dalam hard drive, dan memperbaiki file Word, Excel, musik, dan video.
Pernyataan itu hanya buatan kan? Pada dasarnya, software WinFixer 2005 tidak menlakukan satu pun "klaim" yang ia sebutkan. Sebaliknya WinFixer 2005 adalah sebuah bentuk lain dari spyware yang akan menginstall dirinya sendiri di komputer seseorang.
WinFixer menginfeksi komputer lewat iklan pop-up palsu dengan tujuan menakut-nakuti pengguna tentang spyware. Sebuah kotak dialog meminta pengguna untuk mendownload WinFixer untuk menghapus spyware akan muncul ketika pengguna mengunjungi satu dari situs penyebar WinFixer.

Browsermu bisa saja tidak mencantumkan display image di atas.
Jika pengguna mengklik "OK" atau "Cancel" atau tanda "X" di pojok kanan atas, sebuah jendela akan muncul dan WinFixer akan didownload dan diinstal secara otomatis, entah pengguna menginginkannya atau tidak. Karena kotak dialog ini berkaitan dengan Internet Explorer, ia tidak muncul dalam daftar Windows Task Manager. Untuk menghindari instalasi program tersebut, pengguna harus disconnect dari internet sebelum menutup kotak dialog tersebut.
Terdengar menakutkan? Kamu mungkin bertanya-tanya, jika software ini adalah spyware, mengapa tidak ada aksi legal yang diambil terhadap pembuatnya. Perusahaan yang membuat WinFixer, Winsoftware Ltd. mengklaim bahwa mereka berbasis di Liverpool, Inggris (Stanley Street Postcode: 13088). Alamat ini ternyata palsu. domain WINFIXER.COM dalam database whois menunjukkan bahwa ia dimiliki oleh perusahaan palsu di Ukraine. Jadi, kita tidak punya cukup kesempatan untuk menangkap para pelaku ini.
Tidak hanya WinFixer yang melakukan ancaman semacam itu. Ada ratusan hal yang sejenis yang terdapat di internet, semua menunggu untuk didownload oleh penggunanya. Jadi apa yang harus kamu lakukan untuk menjaga komputermu bebas dari spyware? Jangan pernah percaya akan iklan pop-up yang mengatakan bahwa komputermu telah terinfeksi dan kamu perlu mendownload software tertentu untuk memperbaikinya. Jika kamu menemukan iklan pop-up seperti itu, disconnect dari internet sebelum kamu menutup kotak dialog. Selalu merupakan kebiasaan yang baik untuk meng-scan komputermu dari spyware dari waktu ke waktu (dengan menggunakan software yang kamu install dari sumber terpercaya tentunya)
Referensi
Link Eksternal

