Apakah kita setuju dengan kesimpulan yang penulis simpulkan dari asumsi sebelumnya?
Bagaimana kamu sampai pada kesimpulan tersebut? Pentingnya berpikir kritis
Hanya karena kita berangkat dari fakta yang benar tidak menjamin bahwa kesimpulan kita valid. Ceroboh, tidak teliti, dan alasan lainnya dapat menyesatkan kita, dan demikianlah pemikiran kritis diperlukan. Pertimbangkan hal berikut:
Tidak ada satu pun yang lebih baik daripada kebahagiaan abadi.
Sandwich dingin lebih baik dari tidak satu pun. .
Jadi, sandwich dingin lebih baik dari kebahagiaan abadi.
Terdengar aneh? Setelah kamu dapat mengidentifikasi kekacauan penggunaan frase "tidak satu pun" di atas, pertimbangkan contoh yang lain:
Jika hujan aku tidak dapat bermain sepak bola.
Jika aku tidak bermain sepak bola, timku bisa kalah dalam permainan.
Jika kami kalah dalam permainan, teman-temanku bisa marah padaku.
Jadi, jika hujan, teman-temanku bisa marah padaku.
Hal ini disebut silogisme, cara yang valid untuk mengkombinasikan fakta secara logis, yang terkadang membawa kita pada kesimpulan yang aneh. Dan masih ada banyak contoh kesalahan penggunaan nalar dalam Internet (cari kata "fallacy" dalam Wikipedia)
Berpikir kritis juga berarti meyakinkan bahwa kesimpulan yang kita dapatkan benar-benar berjalan secara logis dari fakta. Satu cara untuk melakukan ini adalah dengan memetakan jalan argumen seseorang. Seorang filosofis yang bernama Stephen Toulmin menyatakan bahwa argumen yang baik memiliki struktur sebagai berikut:
Misalnya, jika seseorang mengatakan bahwa siswa pada zaman ini mempunyai internet akses sehingga mereka dapat menulis esai yang lebih baik daripada para pendahulunya, kita dapat memetakan argumennya seperti berikut:
Melalui pengamatan yang teliti, kita dapat simpulkan bahwa Internet telah memberikan keuntungan pada siswa dalam bentuk data akses, tapi penulisan esai memerlukan lebih dari sekedar data; dan Internet mungkin tidak membantu dalam aspek berpikir kritis. Beberapa siswa bahkan dapat terperangkap dalam kesimpangsiuran data dalam internet dan bahkan menulis esai yang lebih buruk daripada ketika mereka tidak menggunakan akses Internet.
Seperti yang mungkin kamu temukan ketika kamu mencari "pemetaan argumen"/ "argument mapping" dalam internet. Ada begitu banyak perangkat komputer - mulai dari yang cuma-cuma sampai yang termahal - yang ditawarkan untuk membantu proses pemetaan argumen. Ide dasarnya sebenarnya cukup sederhana dan komputer seharusnya tidak perlu memetakan ide utama dari apa yang seseorang baca atau tulis.
Halaman sebelumnya
Artikel Terkait
Link Eksternal

